- PENGERTIAN REMATIK
Ø Iistilah yang sering digunakan untuk menyatakan sakit dan nyeri serta kekakuan pada otot, tulang, ligamen dan persendian dan cenderung menjadi kronik atau menahun dan sering dialami oleh lansia.
- KLASIFIKASI REMATIK
- Rheumatoid Arthritis yaitu rematik yang menyerang persendian kaki dan tangan
- Rheumatoid Extra Articular yaitu rematik yang menyerang bukan sendi. bagian yang terkena antara lain : otot, tendon, fascia (pembungkus tendon).
- PENYEBAB REMATIK
- Proses menua
- Kelelahan
- Cedera mendadak
- Infeksi kuman, virus atau parasit
- Penurunan kekebalan tubuh
- Trauma dan akibat beban kerja
- Tidak diketahui dengan jelas
- TANDA DAN GEJALA REMATIK
- Rasa sakit, nyeri atau rasa seperti terbakar
- Pegal linu
- Kaku sendi pada pagi hari
- Lemah otot
- Pembengkakan sendi dan kemerahan
- Gangguan gerak
- Demam/ perasaan tidak sehat lainnya
- PENATALAKSANAAN PENYAKIT REMATIK
- Bila nyeri hebat, dapat diatasi dengan minum obat
- Bila sendi bengkak, lakukankompres hangat
- Lakukan teknik relaksasi
- Istirahat terutama pada bagian atau sendi yang terkena
- Modifikasi lingkungan (jangan terlalu dingin)
- Hindari kerja berat
- Olah raga secara teratur sesuai kemampuan
- Pengaturan diit/makanan
- DIIT/MAKANAN BAGI PENDERITA REMATIK
- TUJUAN DIIT/MAKANAN
a. Mengurangi pembentukan asam urat
b. Menurunkan berat badan bila terlalu gemuk dan mempertahankan dalam batas normal
- JENIS DIIT/MAKANAN
a. Rendah bahan pembentuk asam urat misalnya jeroan (hati, usus, ampela, paru-paru )
b. Cukup kalori, protein,mineral dan vitamin
c. Tinggi karbohidrat karena dapat membantu pengeluaran asam urat.
d. Banyak cairan/minum untuk membantu mengeluarkan kelebihan asam urat.
- MAKANAN/DIIT YANG DIPERBOLEHKAN/DIANJURKAN
a. Karbohidrat : nasi, roti, jagung, kentang, singkong/ubi
b. Sumber Protein
Ø Daging sapi, ayam dengan berat 50 mg(setengah ons), paling banyak di makan 2 hari sekali.
Ø Ikan laut sebagai sumber asam lemak Omega 3 seperti tongkol, tuna, salmon dsb, sekurang-kurangnya 3 kali dalam seminggu dan berfungsi untuk mengatasi peradangan sendi akibat rematik
c. Sayur-sayuran
Ø Semua sayuran hijau dan kuning kecuali kacang polong, kembang kol, kangkung, kacang panjang dan jamur
Ø Sebagai sumber vitamin dan protein yang dapat mengurangi kerusakan akibat reumatik
Ø Paling banyak dimakan setengah ons dan paling sedikit di makan 2 hari sekali
d. Buah-buahan segar
Ø Sebagai sumber flavonoid yang dapat meningkatkan efek anti oksidan dan vitamin c untuk efek anti peradangan
Ø Contoh jeruk, mangga, papaya, nangka, nenas, pisang dsb.
e. Kacang-kacangan (kacang tanah, kedelai dsb), gandum, susu dan tiram
Ø sebagai sumber seng (Zn) yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh bila di komsumsikan setiap hari
f. Jahe
Ø mempunyai efek anti peradangan
Ø cara komsumsi : 1-2 iris setiap 2-3 hari atau dengan menambahkan dalam masakan sehari-hari
g. Minum air putih paling kurang 8 gelas sehari atau 2000 ml/hari
h. Bumbu yang diperbolehkan yaitu semua bumbu masakan kecuali jenis penyedap dan pengawet karena dikhawatirkan dalam pengawet banyak mengandung unsur- unsur kimia yang berbahaya bagi tubuh dan juga meningkatkan gejala peradangan pada rematik
- MAKANAN/DIIT YANG HARUS DI KURANGI
Ø Minyak sayur dan daging berlemak yang dapat meningkatkan gejala peradangan pada reumatik
- MAKANAN/DIIT YANG HARUS DIHINDARI
a. Sumber protein hewani : sarden, kerang, jantung, ginjal, hati, usus, limfa, paru-paru,otak, kaldu, bebek dan burung.
b. Minuman : semua minuman yang mengandung alcohol, teh, kopi dan minuman yang mengandung soda.
c. Lain-lain : makanan dan minuman yang diolah menggunakan ragi, misalnya tape.
DAFTAR PUSTAKA
Ellyana, (2009). Diet Untuk Kesehatan. www.gogle.com
Lumenta A.N.dr (2004). Kenali Jenis Penyaki Dan Cara Penyembuhannya. Jakarta ;
Penerbit PT. Alex Media Kompatindo- RS mediros
Brunner & Suddarth (2001). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Jakarta : EGC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar